Siaga Bencana, Banser Bojong Gelar Praktik Assessment

Siaga Bencana, Banser Bojong Gelar Praktik Assessment, GP Ansor

BOJONG, AnsorMedia – Menghadapi berbagai ancaman bencana di Kabupaten Tegal, utamanya yang berpotensi terjadi di Kecamatan Bojong, Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Bojong menggelar praktik assessment bencana, Jum’at (14/02/2020).

Kegiatan dilaksanakan berbarengan dengan kegiatan rutin apel Banser setiap Jum’at Kliwon. Mengawali kegiatan, Banser mengadakan pembacaan tahlil dan shalawat bersama-sama.

Dalam kegiatan praktik assessment bencana, peserta yang terdiri dari anggota Ansor dan Banser, diajak menuju Kawasan Curug Sigeyong Desa Tuwel yang berdekatan dengan Obyek Wisata Guci. Peserta dibagi menjadi 3 (tiga) kelompok untuk melakukan praktik assessment bencana longsor, kecelakaan lalu lintas, dan rapelling.

Bertindak selaku fasilitator assessment yaitu Ali Imron, Amin Nurul Afif, dan Ahmad Soleh dari GALAS (Gabungan Pecinta Alam Gunung Slamet), serta Pungut El Hawa dari Rainbow Outbond.

Fasilitator kegiatan, Pungut El Hawa menyatakan peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Kedepan kegiatan serupa akan dilaksanakan dengan format yang lebih terstruktur.

“Kami berencana mengadakan ‘Sekolah Mitigasi Bencana’ khusus untuk Banser dengan kurikulum yang tersusun dan target kompetensi peserta yang terencana,’ ujarnya.

Pungut menambahkan, sebagai bahan evaluasi Lembar assessment yang telah dibuat peserta selanjutnya dikumpulkan. “Secara umum peserta sudah memahami bagaimana menyusun assessment yang baik”, tandasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bojong Nasrun As’adani kepada AnsorMedia menuturkan, kegiatan praktik assessment bencana ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan potensi dan kapasitas anggota Banser Kecamatan Bojong agar dapat menangani kejadian bencana secara cepat dan tepat.

Dikatakannya, seluruh fasilitator merupakan anggota Ansor dan Banser Kecamatan Bojong yang terlatih menangani bencana.

“Tahun lalu, PAC GP Ansor Bojong telah melakukan kegiatan pelatihan kebencanaan bersama dengan PMI dan Damkar Kabupaten Tegal. Kegiatan hari ini (Jum’at-red) adalah tindak lanjut dari pelatihan”, terangnya

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta diberi lembaran rapid assessment dan diminta untuk mengisi data yang mereka temukan di lapangan beserta tindakan yang harus dilakukan dalam menghadapi bencana.

Peserta juga dikenalkan dengan alat-alat inventaris PAC GP Ansor Bojong yang biasa digunakan untuk menghadapi bencana.

Editor : Has@n

Tinggalkan Komentar

Postingan Terkait