Masih Pandemi, PKD II Ansor Dukuhwaru Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Masih Pandemi, PKD II Ansor Dukuhwaru Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, GP Ansor

DUKUHWARU, AnsorMediaTegal – Masih dalam situasi pandemi Covid-19, Pelatihan Kepemimpinan Dasar II (PKD II) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Tujuannya untuk menghindari klaster baru penyebaran virus Corona dan visi misi organisasi dapat dicapai.

Ketua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Dukuhwaru Nurkhasan menuturkan, Pelatihan Kepemimpinan Dasar II (PKD II) GP Ansor Dukuhwaru merupakan yang pertama digelar di Kabupaten Tegal di masa Pandemi Covid19.

“Selama kurang lebih 9 bulan pandemi covid ini, kaderisasi ditubuh GP Ansor berhenti. Di masa new normal, PKD Dukuhwaru merupakan yang pertama digelar di Kabupaten Tegal. Oleh karena itu, menjadi barometer atau pilot project suksesnya penyelenggaraan PKD dimasa Pandemi,” ungkapnya

Dikatakan, penerapan protokol Kesehatan ketat dilakukan sesuai dengan komitmen Gerakan Pemuda Ansor dalam membantu pemerintah memutus penyebaran covid 19.

“Protokol Kesehatan diterapkan dengan ketat dari awal kegiatan sampai akhir diantaranya disinfeksi lokasi kegiatan, peserta wajib pakai masker, jaga jarak peserta, penyediaan tempat cuci tangan dan peserta juga dibekali Hand sanitizer,”paparnya

Ketua Panitia PKD II PAC GP Ansor Dukuhwaru Torikin menjelaskan, PKD II PAC GP Ansor Dukuhwaru digelar Jum’at (4/12) sampai dengan Ahad (6/12) di SD Slaranglor 02 dengan mengusung tema Mencetak Kader Ansor Yang Ideal”.

Kegiatan diikuti sebanyak 70 peserta setelah melalui proses screening. Terdiri dari 41 utusan ranting GP Ansor se Kecamatan Dukuhwaru dan 21 utusan dari luar PAC Dukuhwaru seperti PAC Tarub, Warureja, Slawi, Pangkah dan Balapulang,”terangnya

Diharapkan peserta PKD ini memiliki spirit baru di era adaptasi kebiasaan baru dan tuntas mengikuti proses pengkaderan.

Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal M Abdul Basir, mengingatkan selama pandemi semua kederisasi di tingkatan cabang dan PAC wajib mematuhi Protokol Kesehatan yang ketat, sehingga polanya harus dirubah tanpa mengurangi nilai luhur dan peraturan organisasi.

“Semoga kaderisasi jalan, prokes tetap ketat dilakukan,” Tegasnya

Masih Pandemi, PKD II Ansor Dukuhwaru Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, GP AnsorMenurutnya, PKD merupakan pintu masuk menjadi kader Gerakan Pemuda Ansor. Oleh karena itu, ia menekankan peserta mengikuti kegiatan sampai dengan tuntas.

Abdul Basir juga mengingatkan tugas berat Gerakan Pemuda Ansor saat ini. Yakni pertama Ngaji, kepada kiai yang sanad keilmuannya jelas dan sampai kepada Rosulullah SAW.

“Ngaji untuk menjaga kiai NU. Salah satu tugas Gerakan Pemuda Ansor yakni menjaga muruah para kiai,” ungkapnya

Kedua, lanjutnya, tugas GP Ansor yaitu Ngader. Mengajak para pemuda yang secara kultur adalah nahdliyin untuk bergabung bersama Gerakan Pemuda Ansor. “Tujuannya yakni untuk menjaga dan mempertahankan NKRI,” tandasnya

Sedangkan yang ketiga, yakni Makaryo. Dimana kader Gerakan Pemuda Ansor merupakan kader yang produktif.

Hadir dalam kesempatan itu, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal, Instruktur PC GP Ansor, Pengurus MWC NU Dukuhwaru, Pimpinan Badan Otonom NU tingkat Kecamatan, Pengurus Ranting NU Desa Slaranglor beserta badan otonomnya. (Ryan/AMT)

Tinggalkan Komentar

Postingan Terkait