Lulus PKD, Kader Ansor Harus Siap Menjadi Benteng Ulama dan NKRI

Lulus PKD, Kader Ansor Harus Siap Menjadi Benteng Ulama dan NKRI, GP Ansor

DUKUHWARU, AnsorMediaTegal – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani menegaskan, mencetak kader muda NU yang militan sangat perlu sekali atas dasar meningkatkan rasa khidmad kepada ulama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu ditegaskan Fanani saat memimpin baiat 68 Kader Ansor yang lulus kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar II (PKD II) Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Dukuhwaru, Ahad (6/12) dini hari.

“Setelah mengikuti PKD ini, anggota Ansor harus siap berkhidmad kepada Ansor dan NU. Siap menjadi benteng ulama, NU, dan juga siap menjaga NKRI dari kelompok-kelompok yang ingin NU dan NKRI hancur,” tegas Fanani.

Menurutnya, tugas Gerakan Pemuda Ansor hari ini sangat berat. Dimana musuh kita nyata. “Oleh karena itu, kader Ansor harus satu komando satu intruksi melaksanan perintah pimpinan Gerakan Pemuda Ansor dalam menjaga muruah para kiai dan mempertahankan NKRI,” tandasnya.

Lulus PKD, Kader Ansor Harus Siap Menjadi Benteng Ulama dan NKRI, GP AnsorKetua Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Dukuhwaru Nurkhasan kepada AnsorMediaTegal, Senin (7/12) mengatakan, Pelatihan kepemimpinan dasar (PKD) merupakan kaderisasi GP Ansor yang harus dilakukan, dengan harapan lebih banyak lagi kader muda NU yang lebih meningkatkan kecintaan terhadap NU dan NKRI.

“Peserta harus faham tentang ke-NU-an, bukan hanya amaliah NU saja yang harus di fahami, tapi fikrah, harakah, ghirah, dan juga harus faham dengan keluarga besar NU,” ujarnya

Khasan juga berharap, kader alumni PKD juga wajib menggiatkan syiar Islam Ahlussunah waljamaah An-Nahdliyah di lingkungan masing-masing.

“Kami minta kepada alumni PKD untuk menjadi menjadi garda terdepan dalam syiar Islam Ahlussunah waljamaah An-Nahdliyah dan bisa mewujudkan dan menghidupkan Ranting Ansor yang masih vakum,” harapnya.

Ketua Panitia kegiatan PKD II PAC GP Ansor Dukuhwaru Torikin menambahkan, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor Kecamatan Dukuhwaru berlangsung selama 3 hari, Jumat-Ahad (4-6/12) di SD Slaranglor 02.

“PKD II menerapkan protokol kesehatan ketat dan diikuti 70 peserta terdiri dari 61 peserta utusan Pimpinan Ranting se Kecamatan Dukuhwaru dan 21 peserta dari PAC Tarub, Warureja, Pangkah, Balapulang dan Slawi. Dari 70 peserta terdaftar, 68 dinyatakan lulus,” terangnya

Torikin juga menyampaikan terima kasih kepada badan otonom NU (Fatayat, Muslimat, GP Ansor dan IPNU-IPPNU) tingkat Kecamatan khususnya NU dan Banom ranting Slaranglor, serta semua pihak yang telah membantu suksesnya PKD II GP Ansor Kecamatan Dukuhwaru.

Prosesi baiat yang dipimpin langsung oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani disaksikan Pengurus MWCNU Dukuhwaru Ustadz Ghozali, Ketua NU Ranting Slaranglor Ustadz Warto, Instruktur PC Ansor Fatkhuri, dan sejumlah pengurus PAC Ansor Dukuhwaru. (Ryan SR/AMT)

Tinggalkan Komentar

Postingan Terkait