Kukuhkan 77 Lulusan Diklatsar Banser Dukuhwaru. Ini Pesan Kasatkorcab Banser

Kukuhkan 77 Lulusan Diklatsar Banser Dukuhwaru. Ini Pesan Kasatkorcab Banser, GP Ansor

DUKUHWARU, ANSORMEDIATEGAL – Sebanyak 77 peserta berhasil lulus mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) I Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal.

Mereka selanjutnya dikukuhkan menjadi keluarga Banser Satkorcab Kabupaten Tegal melalui Prosesi baiat dipimpin langsung oleh Kasatkorcab Banser Kabupaten Tegal M Mashadi Zaeni disaksikan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal, Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Dukuhwaru, Pengurus MWCNU Kecamatan Dukuhwaru, keluarga peserta Diklatsar dan masyarakat, Ahad (2/1) di lapangan Desa Kalisoka Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal.

Kasatkorcab Banser Kabupaten Tegal M Mashadi Zaeni mengungkapkan, menjadi anggota Banser harus mempunyai niat ikhlas berkhidmah untuk Nahdlatul Ulama (NU). Ketika sudah menjadi anggota Banser harus rela mati untuk NU.

“Ada kewajiban yang melekat. NKRI butuh kader Banset. Karena kita pegang Nawa Prasetya Banser,” tegasnya

Ndan Mashadi Zaeni juga menyampaikan selamat bergabung kepada peserta Diklatsar menjadi keluarga Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satkorcab Kabupaten Tegal.

“Saya bangga PAC Dukuhwaru  bisa menggelar Diklatsar. Harapannya setelah Diklatsar Ghiroh Dukuhwaru semakin terus meningkat. Harus satu komando satu intruksi. Bantu program-program MWC NU Dukuhwaru,” pesannya

Kukuhkan 77 Lulusan Diklatsar Banser Dukuhwaru. Ini Pesan Kasatkorcab Banser, GP AnsorSebelumnya Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani saat membuka acara Diklatsar mengatakan, menjadi kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) tidak mudah. Calon kader Banser harus sudah lulus Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda Ansor.

“Ikuti kaderisasi GP Ansor bayar sendiri. Diklatsar bayar sendiri. Seragam beli sendiri. Ini semata-mata khidmah NU, ngalap berkah diakui santrinya Mbah Hasyim Asyari,” ungkapnya

Ditegaskan, kader Barisan Ansor Serbaguna juga harus siap dikomando. Harus siap diperintah pimpinan.

Ketua MWC NU Dukuhwaru Ustadz M. Rizqon menyampaikan rasa bangganya atas digelarnya Diklatsar Banser Dukuhwaru.

Menurutnya, berkhidmah di NU sama halnya berjuang dijalan Alloh. Berkhidmah di NU banyak sekali caranya.

“Yang ingin jadi banser maka ikutlah Banser. Suatu kebanggaan, Dukuhwaru memiliki kader yang loyal dan militan seperti kader-kader Banser,”ungkapnya.

M Rizqon juga mengingatkan, bahwa setelah dibaiat, banyak tugas yang menjadi tanggungjwab Banser kedepan.

“Saya merasa bangga, karena kalian telah membuktikan kesungguhannya mengikuti Diklatsar Banser. Banser adalah bagian penting NU. Sehingga Banser siap kapanpun,” pungkasnya.

Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) I Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Dukuhwaru digelar selama 3 hari mulai 31 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 di SD Kalisoka 03 dan lapangan Desa Kalisoka Kecamatan Dukuhwaru.

Hadir dalam kesempatan itu, Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Tegal, jajaran Satkorcab Banser, Rais Syuriah MWC NU Dukuhwaru KH Mustaqim, Mustasyar MWC NU Kiai Misbahudin, Ketua MWC NU Dukuhwaru, Muspika Dukuhwaru, anggota DPRD Kab. Tegal Umi Azkiyani, Pimpinan Anak Cabang Banom NU, Pimpinan Anak Cabang GP Ansor, Satkoryon Banser dan Pimpinan Ranting se Kecamatan Dukuhwaru.

Editor : Has@n / AMT

Tinggalkan Komentar

Postingan Terkait