Gus Yaqut : Kader Ansor Banser Harus Tetap Solid dan Waspada Kelompok Pengganggu NKRI

Gus Yaqut : Kader Ansor Banser Harus Tetap Solid dan Waspada Kelompok Pengganggu NKRI, GP Ansor

SLAWI, AnsorMedia – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada seluruh kader Ansor dan Banser untuk tetap solid dan waspada terhadap kelompok-kelompok yang selalu merongrong dan mengganggu kebhinekaan serta keutuhan NKRI.

Hal itu ditegaskan Gus Yaqut saat memberikan pengarahan di acara Pelantikan Pengurus Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal Jawa Tengah masa khidmat 2019 – 2023, Ahad (8/3) malam di Taman Rakyat Slawi Ayu (Trasa) Kabupaten Tegal.

“Saat ini masih saja ada kelompok-kelompok yang ingin mengubah negara yang kita cintai ini dengan bentuk lain, seperti khilafah islamiyah. Banyak cara dilakukan, salah satunya berupaya membenturkan antara NU dan Muhammadiyah, seperti kejadian pelarangan penyelenggaraan kegiatan Harlah NU di Masjid Kauman di Yogyakarta, karena di sana merupakan basis Muhammadiyah,” tandasnya.

Menurutnya, ketika dua pilar NKRI yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, berhasil dibenturkan, akan lebih mudah melaksanakan agenda meruntuhkan NKRI.

“Untuk itu, saya meminta seluruh kader Ansor dan Banser untuk tetap waspada, jangan mudah terpancing, solid satu komando dan selalu siap dalam menjaga tegak berdirinya NKRI,” katanya di depan seribuan kader Ansor dan Banser Kabupaten Tegal.

Panglima Tertinggi Banser itu juga mengingatkan kepada seluruh kader Ansor dan Banser, terutama pengurus yang baru dilantik untuk istiqomah dalam menjalankan roda organisasi.“Ketua, sekretaris, dan juga pengurus jangan hanya “ngeloni” (jangan hanya menyimpan) SK saja, tidak berbuat apa-apa. Bikinlah kegiatan, program yang bermanfaat bagi anggota, lingkungan, dan masyarakat banyak. Pengurus itu mengurus, bukan malah jadi urusan orang,” ujarnya.

Apalagi, jelas Gus Yaqut, Ansor adalah masa depan NU. “Jadi, wajah NU ke depan tergantung bagaimana mengurus Ansor hari ini. Kalau mengurus Ansornya berantakan, bisa dipastikan wajah NU ke depan juga tidak baik juga,” katanya.

Bupati Tegal Umi Azizah yang hadir memberi sambutan mengucapkan selamat kepada pengurus GP Ansor Kabupaten Tegal yang yang baru saja dilantik. Umi meminta seluruh pengurus istiqomah, ikhlas, menjunjung integritas, dan serius membesarkan organisasi.

“Saya melihat selama ini GP Ansor mampu mempertahankan eksistensinya sebagai organisasi kepemudaan yang baik, memiliki modal sosial, selalu menunjukkan kualitas peran dan kuantitas anggotanya di negeri ini,” kata Umi.

Dia menambahkan, sebagai organisasi Islam Ansor diminta konsisten menyebarkan ajaran ahlusunnah wal jamaah dan wajah Islam yang rahmatan lil alamin.

Sementara, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani mengatakan, salah satu program unggulan pihaknya adalah melakukan pemberdayaan ekonomi organisasi dan pemberdayaan kader Ansor.

“Salah satu program unggulan kami adalah mengangkat perekonomian kader. Ini langkah awal kami dalam menggerakkan ekonomi warga NU yang kemudian menjadi bagian program besar pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tegal.

Untuk itulah tema rangkaian acara pelantikan ini adalah tema besar ‘Bergerak Mengangkat Ekonomi Kader’,” ungkapnya.

Menurut dia, banyak kader Ansor yang memiliki usaha kecil di berbagai bidang, seperti perdagangan, konveksi, kerajinan kayu, seni, dan lainnya. Dia optimis kader Ansor akan mampu menjadi salah satu pelopor kemandirian ekonomi di Kabupaten Tegal.

Hal ini ditunjukkan, katanya, dengan juga menggelar Ansor Expo dan Bazar Murah tanggal 7-9 Maret 2020 di Trasa dalam menyemarakkan rangkaian kegiatan Pelantikan PC GP Ansor Kabupaten Tegal.

Selain Ketum PP GP Ansor H Yaqut Cholil Qoumas, tampak hadir Ketua PP GP Ansor Korwil Jateng DIY Gus Mujiburahman, Kadensus 99 Asmaul Husna Habib Nuruzzaman, Ketua PW GP Ansor Jateng H Sholahudin Aly, Bupati Tegal Hj Umi Azizah, Wakil Bupati Sabilillah Ardie, Ketua DPRD Agus Salim, Kapolres, Dandim dan jajaran Forkompimda, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Tegal KH Chambali Utsman, Ketua PCNU Akhmad Wasy’ari, KPU, Bawaslu, Badan Otonom NU (GP Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU), PMII, Ketua Pemuda Muhammadiyah, dan beberapa OKP lainnya. (AMT/Has@n)

Tinggalkan Komentar

Postingan Terkait